SOFIFI- Kegiatan Ibadah Natal dan Tahun Baru dengan tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga”, Selaku Pemimpin Ibadah Pendeta Seni salendapen, Sekaligus pemberian Sembako secara Simbolis, yang diselenggarakan oleh Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Maluku Utara.
Hadir dalam kegiatan tersebut Waka Polda Malut Brigjen Pol Stephen M Napiun, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Malut Kadri La Etje, Danramil Oba Utara Tidore Kepulauan Mayor Inf Andi Purwanto, Kapolsek Oba Utara Ipda Suherlin, Pdt. Seni salendapen S. Hg, Sekretaris Umum (Sekum) Pengurus Pusat (PP) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pdt. Jessica Warouw, Jufri Bayar (Korwil GMKI Malut, Yumarbensius Palias (Sekretaris Panitia), Neistorius Labada (Ketua GMKI Cabang Sofifi), Epayanti (Bendahara Cabang Sofifi), Sandi Tjola (Staf Kesektariatan Korwil), Isto Kose (Staf Informasi dan Komunikasi Korwil), Malisa DjPao (Staf Keuangan Korwil), dan Jemaat yang hadir K.L 150 Jemaat.
Kegiatan berlangsung pukul 19.15 WIT, bertempat di Gereja El-Shadai, jln weda, Galala, North Oba, Tidore Kepulauan City, North Maluku. Rabu, (17/12/2025) Semalam
Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan yang maha kuasa atas kasih-Nya kita dapat berkumpul di gereja yang indah ini.
Saya merasa sangat bangga dan bernostalgia berada di sini, melihat adik-adik ini mengingatkan saya pada masa lalu, termasuk kenangan akan semangat muda yang ada di tempat ini.
Saya juga ingin menyapa para senior adik-adik yang telah hadir. Terima kasih atas dedikasinya mendampingi adik-adik kita. Kehadiran Bapak/Ibu adalah bukti bahwa Regenerasi dan bimbingan tidak boleh putus. Tegas Pendeta Seni Salendapen
Tambah Waka Polda (Malut), Brigjen Pol Stephen M Napiun, tugas saya adalah memastikan Situasi Keamanan dan ketertiban masyarakat (Sit Kamtibmas) di Maluku Utara tetap kondusif.
“namun polisi tidak bisa bekerja sendiri, Adik-adik kader sekalian adalah mitra strategis kami.” Ucap Waka Polda
Keamanan bukan hanya soal penegakan hukum, tapi soal bagaimana kita membangun karakter bangsa.
Saya mengajak adik-adik untuk menjadi agen penyejuk di tengah masyarakat, terutama dalam menangkal berita bohong (hoax) dan menjaga toleransi di bumi Moloku Kie Raha. Tutur Brigjen Pol Stephen M Napiun
Tema malam ini sangat luar biasa: “Berubahlah dan Temukanlah” Sebagai sesama umat Kristiani, saya teringat pada pesan dalam kitab Matius 6:31-33.
Jangan Khwatir, Kita sering khawatir tentang apa yang hendak kita makan atau pakai, namun firman Tuhan mengingatkan kita untuk mencari dahulu Kerajaan Allah.
Transformasi Diri, ‘Berubahlah’ berarti memiliki perubahan pola pikir. Sebelum kita mengubah dunia atau mengubah Maluku Utara, ubahlah diri kita sendiri menjadi pribadi yang lebih berintegritas.
Jika adik-adik mampu ‘menemukan jati diri dan iman yang kuat, maka kekhawatiran akan masa depan hilang, dan adik-adik akan menjadi pemimpin yang takut akan Tuhan.
Kepada adik-adik mahasiswa, saya berpesan. Tetaplah menjadi kebanggaan Negara. Di mana pun Anda berada, jadilah garam dan terang. Jangan hanya menjadi penonton dalam pembangunan, tapi jadilah pelaku sejarah yang positif.
Saya ingat sebuah cerita tentang seorang gadis yang teguh pada pendiriannya (bisa disesuaikan dengan ilustrasi spesifik Anda), semangat seperti itulah yang saya harapkan ada pada kalian. Semangat yang tidak goyah oleh arus zaman.
Demikian yang dapat saya sampaikan Semoga Ibadah malam ini membuahkan pemikiran yang cerdas untuk kemajuan Maluku Utara Selamat berproses, Tuhan memberkati kita semua. Tendasnya. (red)







Tinggalkan komentar