Redam Konflik Patani Barat, Personel Gabungan TNI-Polri Sita Senjata Api Rakitan

falarakyat

No comments

HALTENG – Personel gabungan TNI dan Polri berhasil mengamankan sejumlah senjata rakitan serta senjata tajam dalam operasi pengamanan konflik di wilayah Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah.

​Operasi terpadu ini merupakan langkah cepat aparat dalam merespons konflik antarwarga yang sempat memanas. Langkah ini diambil guna menjaga stabilitas keamanan dan mencegah bentrokan susulan yang lebih luas.

​Dalam penyisiran di sejumlah titik rawan, petugas menemukan berbagai jenis barang bukti berbahaya, mulai dari senjata api rakitan hingga senjata tajam seperti parang dan panah.

​Danrem 152/Baabullah menegaskan bahwa tindakan ini adalah bentuk kesigapan aparat dalam melindungi masyarakat dan mencegah jatuhnya korban jiwa.

​“Pengamanan ini adalah langkah preventif untuk memastikan tidak ada lagi penggunaan senjata yang dapat memperkeruh keadaan. Kami mengedepankan pendekatan persuasif, namun tetap tegas dalam penegakan hukum,” ujarnya.

​Selain menyita barang bukti, personel gabungan masih disiagakan untuk melakukan patroli rutin di wilayah terdampak. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas sumbernya dan memercayakan sepenuhnya penanganan konflik kepada pihak berwajib.

​Hingga saat ini, kondisi di Patani Barat dilaporkan mulai berangsur kondusif. Sinergitas TNI dan Polri diharapkan terus memberikan rasa aman bagi warga Maluku Utara, khususnya di wilayah Halmahera Tengah.

Bagikan:

Berita Terkait

Tinggalkan komentar