OBI- Aksi unjukrasa sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barah dan Aslad serta sejumlah jurnalis di Kabupaten Halmahera Satan, Provinsi Maluku Utara, pada senin 6 Oktober di Kawasi Baru Kecamatan Obi, yang menuntut harita Nickel untuk membangun pelabuhan speed boat di kampung Kawasi lama menuai polemik di jagat maya.
Bagaimna tidak, Salah satu warga grup Whatsapp BERITA MALUT, Irwan Buser menanggapi aksi yang dilakukan oleh LSM Barah dan Aslad dengan peryataan menohok setelah link berita aksi dibagikan ke Grup.
Irwan Buser menilai, Aksi yang dilakukan oleh LSM Barah adalah aksi foya-foya, yang difasilitasi serta hanya untuk mendapatkan keuntungan, sehingga hanya membuat malu.
“4ksi Fiy4 S4ja 4da y4ng fasilitasi untuk mend4patkan pundi-pundi, Adi Ngelo, Rustam Side, Ikbal Kadoya. Ngoni bikin malu saja. Tambah lagi safri nyong, jabarudin dan M4ulana. Seting sup4ya harita k4se ngoni doi bagitu, S4ngat mem4lukan,” kata Irwan Buser di dalam Grup Whatsapp BERITA MALUT
Selain LSM, Sejumlah jurnalis juga ikut melakukan aksi dan orasi, serta mempublikasikan berita demo. Para wartawan tersebut adalah Anto Gani (Tribun Ternate), Samuel (Jarumsatu), Irwan Abubakar (Nalar Satu), Draken/Indra (Fakta Halmahera), Rifaldi (Haluan Malut), Ade Nyong (Haluan Malut), Sulfi (Patroli86), Irham (Tampilnews). (Red)







Tinggalkan komentar