Danrem 152/Baabullah Tegaskan Konflik di Patani Barat Bukan Isu SARA

falarakyat

No comments

HALTENG – Komandan Korem 152/Baabullah, Brigjen TNI Enoh Solehudin, S.E., menggelar pertemuan silaturahmi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan unsur pemerintah di wilayah Patani Barat. Langkah ini diambil guna meredam situasi dan meluruskan informasi pasca konflik sosial yang terjadi di wilayah tersebut.

​Dalam pertemuan tersebut, Brigjen TNI Enoh Solehudin menegaskan bahwa insiden yang terjadi di Patani Barat murni dipicu oleh kesalahpahaman dan persoalan sosial, bukan konflik SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan).

​“Perlu saya tegaskan bahwa kejadian ini bukan konflik SARA. Jangan sampai ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi untuk memperkeruh keadaan dengan menyebar isu-isu yang tidak benar,” tegas Danrem di hadapan para peserta pertemuan.

​Lebih lanjut, Danrem mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial.

​“Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga kondusivitas wilayah. Mari kita kedepankan komunikasi dan musyawarah agar situasi tetap aman serta damai,” ujarnya.

​Ia juga menekankan betapa krusialnya peran tokoh masyarakat dan tokoh agama sebagai “penyejuk” di tengah warga. Peran mereka dinilai sangat penting untuk mencegah meluasnya konflik dan menjaga stabilitas keamanan di Patani Barat.

​Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas wilayah. Para pihak sepakat menyelesaikan setiap permasalahan yang muncul melalui pendekatan dialog dan kekeluargaan.

​Melalui respons cepat Korem 152/Baabullah ini, diharapkan situasi di Patani Barat segera pulih sepenuhnya sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.

Bagikan:

Berita Terkait

Tinggalkan komentar