Aktivitas Meningkat, Jalur Pendakian Gunung Gamkonora Ditutup Total Pemda Halbar

falarakyat

No comments

Halmahera Barat – Aktivitas Gunung Api Gamkonora di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, mengalami peningkatan. Status gunung api tersebut resmi dinaikkan dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada) terhitung mulai 7 November 2026 pukul 12.00 WIT.

​Menyusul peningkatan status tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Barat mengeluarkan imbauan agar masyarakat dan wisatawan tidak melakukan aktivitas dalam radius 2 kilometer dari pusat erupsi Gunung Gamkonora. Selain itu, seluruh jalur pendakian ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan.

​Kenaikan status ini didasarkan pada laporan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 1883.Lap/GL.03/BGL/2026 tentang Peningkatan Tingkat Aktivitas Gunung Gamkonora. Berdasarkan pengamatan visual, asap kawah utama teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan ketinggian sekitar 30–50 meter dari puncak, sementara kondisi gunung terpantau jelas hingga tertutup kabut.

​Dari hasil pengamatan instrumental, aktivitas kegempaan selama Oktober 2026 didominasi oleh gempa tektonik jauh. Tercatat sebanyak 129 kali gempa Tornillo, 5 kali gempa Low Frequency, 28 kali gempa Vulkanik Dangkal, 79 kali gempa Vulkanik Dalam, 105 kali gempa Tektonik Lokal, serta 475 kali gempa Tektonik Jauh.

​Sementara itu, pada periode 1 hingga 5 November 2026, tercatat 13 kali gempa Tornillo, 3 kali gempa Low Frequency, 1 kali gempa Vulkanik Dangkal, 8 kali gempa Vulkanik Dalam, 23 kali gempa Tektonik Lokal, dan 70 kali gempa Tektonik Jauh.

​Hasil evaluasi menunjukkan bahwa aktivitas kegempaan cenderung meningkat dibandingkan bulan sebelumnya. Peningkatan signifikan mulai terlihat pada 29 Oktober 2026, di mana frekuensi gempa Vulkanik Dangkal yang sebelumnya rata-rata di bawah dua kejadian per hari meningkat menjadi sembilan kejadian per hari. Gempa Vulkanik Dalam juga mengalami peningkatan dari rata-rata di bawah empat kejadian menjadi lima kejadian per hari.

​Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Halmahera Barat, Wawan Gunawan, menegaskan agar masyarakat dan pengunjung mematuhi radius aman yang telah ditetapkan.

​”Masyarakat dan pengunjung/wisatawan diimbau untuk tidak memasuki dan melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 2 kilometer dari pusat erupsi Gunung Gamkonora,” ujar Wawan dalam imbauan tertulisnya.

​BPBD juga meminta masyarakat agar tetap tenang, mengikuti arahan instansi berwenang, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi atau berita hoaks terkait aktivitas Gunung Gamkonora.

​Di sisi lain, petugas Pos Pengamatan Gunung Gamkonora, Ridwan Jalil, menyatakan bahwa penutupan jalur pendakian dilakukan sebagai langkah antisipasi mutlak demi menjaga keselamatan jiwa para pendaki dan masyarakat sekitar.

​Pihak BPBD Halmahera Barat akan terus mengevaluasi perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Gamkonora secara berkala dan menyampaikan informasi lanjutan jika terjadi perubahan signifikan.

Bagikan:

Berita Terkait

Tinggalkan komentar